Daftar Calon Peserta Sertifikasi Guru 2013

Pemerintah, dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan bahwa kuota sertifikasi guru 2013 ditetapkan sejumlah 250.000 kursi, seperti yang pernah disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan SDM dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDM-PMP) Kemdikbud, Syawal Gultom.

Menurut buku panduan yang diterbitkan Kemdikbud bahwa pelaksanaan sertifikasi guru tahun 2013 dimulai dengan pembentukan panitia pelaksanaan sertifikasi guru di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, pemberian kuota kepada dinas pendidikan kabupaten/kota, dan penetapan peserta. Agar seluruh pihak yang terkait pelaksanaan sertifikasi guru mempunyai pemahaman yang sama tentang kriteria dan proses penetapan peserta sertifikasi guru, maka perlu disusun Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2013.

Sertifikasi Guru 2013

Guru profesional dipersyaratkan memiliki kualifikasi akademik yang relevan dengan mata pelajaran yang diampunya dan menguasai kompetensi sebagaimana dituntut oleh Undang-undang Guru dan Dosen. Pengakuan guru sebagai pendidik profesional dibuktikan melalui sertifikat pendidik yang diperoleh melalui suatu proses yang disebut sertifikasi.

Sertifikasi bagi guru dalam jabatan sebagai salah satu upaya peningkatan mutu guru diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan pada satuan pendidikan formal. Untuk itu, terus dilakukan perbaikan pelaksanaan sertifikasi guru.

Pelaksanaan sertifikasi guru dimulai sejak tahun 2007 setelah diterbitkannya Peraturan Mendiknas Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. Landasan hukum yang digunakan sebagai dasar penyelenggaraan sertifikasi guru sejak tahun 2009 adalah Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Tahun 2013 merupakan tahun ketujuh pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan.

Mengacu hasil evaluasi pelaksanaan sertifikasi guru tahun sebelumnya dan didukung dengan adanya beberapa kajian/studi, maka dilakukan beberapa perubahan mendasar pada pelaksanaan sertifikasi guru tahun 2013, khususnya proses penetapan dan pendaftaran peserta.

Perubahan-perubahan tersebut antara lain perekrutan peserta sertifikasi guru sekaligus dilakukan untuk perangkingan calon peserta tahun 2013-2015 oleh sistem terintegrasi dengan data base NUPTK yang dipublikasikan secara online, penetapan sasaran/kuota per provinsi dan kabupaten/kota berdasarkan keseimbangan usia dan keadilan proporsional jumlah peserta antar provinsi.

Dasar Hukum

Dasar hukum yang digunakan sebagai acuan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2013 adalah sebagai berikut:

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru.
  5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru.
  6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2012 tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan.

Berikut kami sampaikan rekap Guru Belum Bersertifikat Pendidik di Indonesia, silakan dipelajari!

 

No. Wilayah Provinsi Jumlah Guru
Belum Bersertifikat Pendidik
1 Prov. DKI Jakarta sekitar 7013 peserta
2 Prov. Banten sekitar 16.468 peserta
3 Prov. Jawa Barat sekitar 67.567 peserta
4 Prov. Jawa Tengah sekitar 74.280
5 Prov. Daerah Istimewa Yogyakarta sekitar 10.685 peserta
6 Prov. Jawa Timur sekitar 78.175 peserta
7 Prov. Aceh sekitar 31.458 peserta
8 Prov. Sumatera Utara sekitar 37.289 peserta
9 Prov. Sumatera Barat sekitar 17.462 peserta
10 Prov. Riau sekitar 30.022 peserta
11 Prov. Kepulauan Riau sekitar 7475 peserta
12 Prov. Jambi sekitar 6262 peserta
13 Prov. Sumatera Selatan sekitar 23.113 peserta
14 Prov. Kepulauan Bangka Belitung sekitar 7794 peserta
15 Prov. Bengkulu sekitar 9078 peserta
16 Prov. Lampung sekitar 19.970 peserta
17 Prov. Bali sekitar 9903 peserta
18 Prov. Nusa Tenggara Barat sekitar 11.422 peserta
19 Prov. Nusa Tenggara Timur sekitar 20.954 peserta
20 Prov. Kalimantan Barat sekitar 20.105 peserta
21 Prov. Kalimantan Tengah sekitar 9103 peserta
22 Prov. Kalimantan Selatan sekitar 11.506 peserta
23 Prov. Kalimantan Timur sekitar 10.415 peserta
24 Prov. Sulawesi Utara sekitar 9792 peserta
25 Prov. Gorontalo sekitar 4208 peserta
26 Prov. Sulawesi Tengah sekitar 13.182 peserta
27 Prov. Sulawesi Barat sekitar 3865 peserta
28 Prov. Sulawesi Selatan sekitar 25.480 peserta
29 Prov. Sulawesi Tenggara sekitar 6383 peserta
30 Prov. Maluku sekitar 1996 peserta
31 Prov. Maluku Utara sekitar 6126 peserta
32 Prov. Papua sekitar 7794 peserta
33 Prov. Papua Barat sekitar 3195 peserta
34 Prov. Kalimantan Utara sekitar 2397 peserta

Sumber : Badan PSDMP dan PMP, Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Kemdikbud

Terima Kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>